Setahun tanpamu, setahun berpisah dengan sosokmu, setahun memendam rasa yang masih sama seperti dulu. Setahun aku bertahan demi cintamu, setahun aku berjuang sendirian. Harus? Harus berapa tahun aku tetap menunggumu?
Apa perlu bertahun-tahun aku menyembunyikan rahasia
hati ini? aku mengenalmu sudah lama, menyimpan rasa ini pun sudah bisa dibilang
cukup lama. Aku ragu tuk ungkapkan semua. Kita memang pernah dekat. Pernah!
Tapi waktu telah menelan rasa yang ada dihatimu. Mungkin waktu juga yang membuatmu
hilang entah kemana.
Menunggu itu bukan hal mudah, menunggu membuat aku
sangat kesal ! Setahun? Dua tahun? Apa kamu pikir aku sanggup menahan rasa ini?
apa kamu pikir aku mampu menahan semuanya? aku wanita, aku tak mungkin memulai
semuanya! tapi aku tak mau terlalu lama menutupinya. Setahun. Apa aku mampu
bertahan ke tahun-tahun berikutnya untuk menunggumu!
Walau tak banyak waktu yang pernah kita lalui, walau
tak banyak kata yang aku ucapkan. Walau detik tak lagi kita lalui bersama, tapi
ketahuilah rasa ini masih sama seperti tahun lalu. Dan ketahuilah, aku
merasakan apa yang kamu rasakan. Aku merasakan apa ynag sedang kamu lakukan.
Biar saja hanya aku yang berusaha memadamkan rasa yang semakin hari semakin
membara.
Melayang. Ya, dulu kamu pernah buatku terbang
melayang. Melayang karena kata-katamu. Kata-kata yang membuat hatiku luluh.
Luluh kepadamu. Setahun lalu sudah ku lewati tanpa adanya kata-katamu yang
membuatku terbang.
Suasana hati semakin sendu. Mengingat setahun sudah
aku seperti ini. Menyicipi dinginnya hari-hari. Namun, jika kedepannya masih
sama seperti saat ini dan tahun lalu, aku yakin... dinginnya hari akan menjadi
santapanku sehari hari.
Biarkan ku berjalan dan berdifri sendiri tanpa
bayangmu lagi. Berjalan sendiri melawan arah angin yang bertiup. Walaupun aku
tak begitu yakin untuk bisa tanpamu, namun apa yang bisa ku lakukan? Jalan
satu-satunya adalah berdiri, melangkahkan kaki ke depan tanpa ada satupun orang
yang memegang erat tanganku.
Aku terus mencoba walau sebenarnya hati berkata tak
mampu. Tapi aku harus bisa untuk melupakanmu walau itu butuh waktu yang tidak
singkat. Aku takkan pernah menyerah begitu saja untuk melupakanmu, tidak apa
jika hati ini terluka asal aku bisa menghapus semua memori tentangmu.memori
yang kamu rangkai diisi otakku, aku tak tahu apa yang aku lakukan seperti apa
yang aku harapkan atau tidak. Namun aku yakin seyakin-yakinnya, aku pasti mampu
melewati tahun-tahun berikutnya.
CREATED BY CARLISTA&ANISSA
