Teringat saat dimana kita saling berbagi cerita,
saat kita tertawa bersama, saat kita masih saling peduli, dan dimana saatnya
kita merangkai kenangan-kenangan indah bersama. Ya,Semua telah menjadi masa
lalu. Masa lalu yang manis, yang masih terbayang-bayang dalam isi otakku.
Aku tak pernah tahu, mengapa hingga saat ini ia
masih sangat berarti untuk hidupku. Kami mengakui bahwa hingga kini kami masih
saling merindukan satu sama lain. Sampai saat ini,ia masih sering mengirimkan
pesan singkat kepadaku. Betapa bahagianya hati ini ketika aku tau ia masih
menyayangiku.
Cinta itu masih ada. Masih terus tumbuh dihatiku.
Jujur saja, aku masih menyayanginya. Aku tidak mampu menggantikannya dengan
yang lain.Sesungguhnya aku ingin kembali menjadi satu-satunya wanita yang ia
pilih. Ia adalah masa laluku,tapi aku
juga ingin ia menjadi masa depanku.
Tapi kini, aku merasa semuanya berbeda. Ia tidak
bersikap manis seperti beberapa hari sebelumnya. Tidak ada lagi kata rayuan,
tidak ada lagi ucapan manis bahwa ia masih menyayangiku. Pikiranku
melayang-layang, aku menerka-nerka apa yang terjadi dengannya, segudang terkaan
yang bisa membuatku galau. Dari mulai.. “mungkin ia telah menyukai wanita lain,
menjadikanku hanya cinta masa lalunya, ia yang tidak lagi menyayangiku”, dan
yang dapat membuatku sedikit tenang yaitu aku berpikir... “semoga ia hanya
sedang sibuk dengan tugas pkl nya”.
Sepertinya aku harus benar-benar melupakannya,
melempar bayangnya jauh-jauh,dan sangatttt jauh. Mungkin benar ia hanya sebatas
masa laluku. Namun,setidaknya aku pernah melewati kebahagiaan bersamanya. Aku
yakin, kelak Tuhan akan menggantikannya dengan sosok yang lain, yang mungkin
lebih baik dari sosok masa laluku. Tak banyak yang dapat aku lakukan selain
mencoba tuk meninggalkannya dalam masa laluku. Biarkan hal itu menjadi masa
lalu.
Namun harus aku akui ,hingga kini rasa sayang itu masih
ada untuknya, tapi aku coba relakan rasa itu pupus bersama sang waktu. Dan aku
sangat yakin,Tuhan telah miliki rencana yang indah untukku,dan mungkin juga
untuknya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar